Jumat, 23 Januari 2015

Siapa..

Dia datang,
Dia menyapa,
Kemudian dia mulai membuka sebuah obrolan kecil
Dia terus bertanya dan bertanya mengenai aku..
Siapa dia? "fikirku dalam hati"
Aku hanya berfikir bahwa
Dia bagaikan hewan buas yang berpenampilan manis
Namun akan menerkam..
Yaa, akupun hanya membalas dengan sejuta bisuku
Dan sejuta diam sikap cuek dan dingin ku

Aku tak ingin mengenalinya,
Iya, aku tidak ingin mengenalnya lebih jauh
Bahkan aku ingin segera beranjak dari segala senyumannya
Beranjak pergi dari sebuah obrolan pendek ini,

Ia bertanya 'mengapa aku terus diam saat dia bertanya?'
Aku hanya dapat menjawab dengan jawaban
'aku hanya tak ingin menjawabnya'
Mungkin saat itu dia bingung apa yang salah dari sikapnya terhadapku,
Dia bertanya padaku apakah kehadirannya telah mengganggu hidupku?
Aku terus diam..

Dia memberikan ku sebuah perumpamaan padaku saat itu, mengenai seorang pengemis.
Apakah saat seorang pengemis datang menghampirimu lalu bertanya padamu, apakah kamu akan tetap seperti ini? lalu pergi meninggalkannya? tidak kan? Jadi jangan seperti itu ya?

Sambil melempar sebuah senyumannya terhadapku

kemudian aku terus berfikir,
Aku terdiam.. dan terdiam..
Apakah dia memiliki niat jahat?
Nampaknya tidak..
Kucoba membuka sebuah obrolan..

Obrolan kepada sebuah angin.

Tidak ada komentar: